Tag: pemrograman mikrokontroler dengan bahasa c

WinAVR : Register Bit

Bagi yang pertama kali menceburkan diri di pemrograman mikrokontroler AVR menggunakan C Compiler berbasis AVR GCC, mungkin akan sedikit kesulitan berhadapan dengan urusan setting. Pasalnya, setting yang dilakukan harus berhadapan dengan register-register yang terdapat dalam chip. Register apa saja? Kita bisa melihatnya dalam datasheet dari chip AVR yang digunakan. Perintah shift bit left (<<) dan …

Continue reading

Memrogram Mikrokontroler: C atau Assembly?

Memrogram mikrokontroler dengan menggunakan bahasa assembly, bisa jadi merupakan mimpi buruk bagi sebagian orang, namun menjadi mainan yang menyenangkan bagi sebagian lainnya. Harus diakui, bahasa assembly memang tidak manusiawi, karena tidak mudah dibaca dan di-interpretasikan. Perlu bekal yang memadai sebelum kita dapat membaca dan memrogramnya dengan baik. Namun demikian, logika program dapat dituangkan langkah demi …

Continue reading

Pemrograman Mikrokontroler PIC dengan Bahasa C

Mikrokontroler PIC 16F877 merupakan salah satu produk dari Microchip yang sangat populer. Hadir dalam beberapa kemasan, namun yang umum beredar di pasaran umum adalah PDIP 40. Mikrokontroler ini memiliki flash 8kB, 33 buah port I/O, 8 kanal ADC dan 2 kanal PWM; sehingga cukup ideal untuk diterapkan dalam aplikasi robotika. Ada sejumlah compiler bahasa tingkat …

Continue reading

Pemrograman Mikrokontroler dengan Bahasa C

Kembali ke era kegelapan dari mikroprosesor, dimana pengembangan software dilakukan secara eksklusif dengan bahasa assembly yang spesifik dari divais tertentu. Bahasa assembly ini menggunakan mnemonic sebagai pengganti dari kode numerik bahasa mesin. Untuk menuliskan 0x12 0x07 0xA4 0x8F yang akan memerintahkan chip untuk memasukkan sebuah nilai ke sebuah lokasi memori, kita dapat menuliskannya demikian dengan …

Continue reading

Mikrokontroler PIC

Walaupun mikrokontroler yang satu ini excellent, populasi pemakai di Indonesia, tidak terlalu banyak. Mungkin dikarenakan faktor harga, yang umumnya, hampir 2-3 kali lipat dibanding produk yang setara keluaran Atmel. Namun perlu dicatat, harga chip Atmel yang murah yang banyak beredar di Indonesia, adalah produk dengan kualitas kelas dua; sementara PIC hanya menyediakan kualitas satu. Chip …

Continue reading

Memprogram EEPROM I2C dengan Bahasa C

Berikut adalah contoh bagaimana meng-akses I2C EEPROM Atmel 24C02 menggunakan CodeVision-AVR: /* bus I2C dihubungkan dengan PORTB */ /* sinyal SDA pada bit 3 */ /* sinyal SCL pada bit 4 */ #asm .equ __i2c_port=0x18 .equ __sda_bit=3 .equ __scl_bit=4 #endasm #include <i2c.h> #include <delay.h> #define EEPROM_BUS_ADDRESS 0xa0 /* membaca satu byte dari EEPROM */ unsigned …

Continue reading

Workshop: Pemrograman Praktis Mikrokontroler PIC untuk Aplikasi Robot

Pada hari Selasa dan Rabu, 19-20 Agustus 2008, saya dan DR. Riza Muhida, asisten profesor bidang Mekatronika di International University Malaysia, memberikan workshop setengah hari kepada 34 orang guru dan siswa dari SMPK/SMAK TRIMULIA dan SMP BIntang Mulia Bandung. Ini merupakan kegiatan workshop mikrokontroler dan robotika pertama untuk kalangan sekolah menengah, khususnya di kota Bandung. …

Continue reading

Menggunakan ADC pada ATmega8535

Dalam mikrokontroler keluarga AVR, khususnya kelas ATmega, umumnya sudah dilengkapi dgn ADC – Analog to Digital Conver, yang tertanam di dalamnya. Sebagai contoh, ATmega8535 yang cukup populer di negeri ini. Menggunakan fasilitas ADC yang terdapat dalam ATmega8535 dengan Bahasa BASIC, cukup mudah. Cukup melakukan inisialisasi untuk modus operasi, prescaler dan tegangan referensi yang digunakan. Selanjutnya, …

Continue reading