Tag Archive: belajar arduino

Aug 31

Mengendalikan Servo dengan Software Arduino

Poros motor servo standard umumnya dapat berputar dengan span 180.  Untuk menempatkan poros pada posisi tertentu, dilakukan pengendalian melalui lebar pulsa positif. Software Arduino menyediakan pilihan cara untuk mengendalikan motor servo, secara hardware dan secara software. Pengendalian secara software dapat dilakukan dengan memanfaatkan pustaka SoftwareServo. Perlu diperhatikan tahapan refresh, minimal satu kali dalam 50 ms, …

Continue reading »

Feb 25

Fabrikasi Arduino Severino

Setelah mempertimbangkan beberapa hari, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan fabrikasi board Arduino Severino. Sebuah board Arduino lawas dengan penampilan yang sederhana. Masih menggunakan port Serial untuk memrogram dan berkomunikasi, namun dengan bantuan USB to Serial converter, pengguna laptop terkini tetap bisa menggunakannya. Mengapa Arduino Severino? Karena dalam rancangannya masih menggunakan komponen biasa, bukan SMD. Dengan …

Continue reading »

Feb 22

Arduino Severino dengan ATmega8

Arduino adalah sebuah solusi terpaket yang terdiri dari board hardware dengan mikrokontroler AVR serta software yang dikembangkan menggunakan Bahasa Java dan menggunakan Bahasa C sebagai rujukan dalam memrogram. Ide pengembangannya “mencontoh” mikrokontroler turunan : BASIC Stamp dari Parallax yang cukup populer. Terakhir, beberapa meng-klaim Arduino sebagai BASIC Stamp Killer. Dengan menyembunyikan sejumlah setting yang cukup …

Continue reading »

Dec 21

Software Arduino dan Perubahan yang Diusungnya

Saat tulisan ini di-publish, software Arduino sudah “menginjak” versi 0021, yang dapat di-download di sini. Ada perbedaan yang diusung sejak versi 0019, yakni penyimpanan file hasil kompilasi, juga splash logo yang digunakan 🙂 Bila pada versi sebelumnya, hasil kompilasi disimpan pada sub folder applet pada masing-masing folder sketch (folder penyimpanan program yang kita save); maka …

Continue reading »

Apr 05

Fungsi digitalWrite() pada Arduino

Semua pengguna Arduino pasti familiar dengan fungsi digitalWrite(). Fungsi ini adalah satu diantara sekian banyak fungsi yang disediakan, yang akan memudahkan pengguna Arduino. Namun, dibalik kemudahan yang ditawarkan, ada konsekuensi yang harus diterima. Sebagai contoh, perhatikan program berikut: void setup() { pinMode(2, OUTPUT); } void loop() { digitalWrite(2, HIGH); digitalWrite(2, LOW); } Setelah program disuntikkan …

Continue reading »