Tag Archive: Arduino

Jul 02

STM32F401 dan Wiznet 5100

Pagi ini, ter-inspirasi untuk menggabungkan Board Nucleo yang berbasis STM32F401RE dengan Arduino Ethernet Shield yang berbasis Wiznet 5100. Keduanya dihubungkan melalui antarmuka SPI.┬áSejumlah kabel jumper perlu ditambahkan karena pada ethernet shield, pin 11, 12, dan 13 tidak terhubung, sehingga untuk menggunakan fasilitas SPI, harus menghubungkannya melalui konektor ICSP Sebagai hello world, dikirim sinyal ping dari …

Continue reading »

Jun 30

Pelatihan Mikrokontroler AVR : 27 – 29 Juni 2016

Kloter pelatihan minggu ini mengangkat sebuah topik biasa, namun materinya luar biasa. Ada taste dan pendekatan yang berbeda ketika mempelajari sebuah platform mikrokontroler. Yang pasti, ada banyak materi pembelajaran yang sulit ditemukan di internet ­čÖé Usai kelas, sempat berfoto dengan satu peserta, Bapak Achmad Mardiansyah, M.Eng.Sc, alumnus dari The University of New South Wales, Australia, …

Continue reading »

Jun 23

ESP8266 dan Blynk

Di era tsunami Internet of Things (IoT), ada banyak solusi kreatif yang hadir, untuk membantu pengembang dalam implementasi sistem berbasis IoT secara cepat dan mudah. Dan kita sama-sama melihat kecenderungan ini. Bila ingin mendalami IoT, silahkan menghubungi Padepokan NEXT SYSTEM Bandung – edukasi.nextsys.web.id. #define BLYNK_PRINT Serial #include <ESP8266WiFi.h> #include <BlynkSimpleEsp8266.h> char auth[] = "xxxxx"; unsigned …

Continue reading »

Jun 16

Catatan Seputar ESP8266

Semua pin input digital memiliki proteksi terhadap tegangan berlebih, berupa rangkaian snap-back, yang menghubungkan input pad dengan ground. Tipikal tegangan snap-back sekitar 6V. Pin output juga memiliki proteksi terhadap tegangan balik, berupa dioda. ESP8266EX memiliki sebuah ADC dengan resolusi 10-bit, dengan jangkauan input 0 – 1.0 Volt.

Jun 15

ESP8266 dan Pustaka MQTT

Bila menggunakan pustaka rujukan yang berasal┬ádari pustaka arduino, pastikan kita menyesuaikan setting ukuran paket yang terdapat dalam file …/Arduino/libraries/pubSubClient/src/PubSubClient.h. #define MQTT_MAX_PACKET_SIZE┬á128 menjadi: #define MQTT_MAX_PACKET_SIZE 256

May 29

Arduino: String dan Char Array

Lingkungan pemrograman Arduino menyediakan class String yang memberi kemudahan dalam hal manipulasi. Namun demikian, dalam beberapa kasus, khususnya dalam hal pengiriman data, diperlukan char array yang memiliki ukuran yang pasti. Untuk menangani hal ini, konversi dari String menjadi char array, kita dapat melakukannya demikian: char buff[100]; int count; void loop() { String pubString = "Hello …

Continue reading »

May 20

Tegangan Referensi Internal ATmega328

ATmega328 memiliki tegangan referensi internal, 1.1 Volt, sementara ATmega32 memiliki tegangan referensi internal 2.56 Volt. Besaran ini dapat digunakan untuk menghitung hasil konversi ADC, ketika menggunakan tegangan referensi AVCC. Sebagaimana kita ketahui, hasil konversi A/D sangat dipengaruhi oleh besaran tegangan referensi. ADC = ( Vin * 1024 ) / Vref Berikut adalah sebuah contoh program …

Continue reading »

May 20

Sensor Suhu Internal ATmega328

It turns out the Arduino 328 has a built in thermometer. Not the old Mega8 or 168. Not the Arduino Mega. Just 328 based Arduinos. The sensor isn’t very accurate – the data sheet says ┬▒10┬░C. long readTemp() { long result; // Read temperature sensor against 1.1V reference ADMUX = _BV(REFS1) | _BV(REFS0) | _BV(MUX3); …

Continue reading »

Nov 11

NS.One v1.0 Tetap Ciamik

Board NS.One v1.0 menggunakan mikrokontroler AVR ATmega16 dan ATmega32. Pemrograman dilakukan melalui jalur serial, melalui software NS.One, yang kini mendukung sejumlah varian AVR: m8, m8535, m16, m32,  m128 dan m328p. Software NS.One sendiri merupakan turunan dari software arduino, yang dikondisikan untuk mendukung varian mikrokontroler AVR yang mudah didapat di pasaran lokal.

Jul 23

Elapsed Time dengan millis()

Dalam satu aplikasi arduino atau NS.One, kita ingin men-deteksi durasi 1 menit secara terus menerus. Untuk kebutuhan ini, kita dapat memanfaatkan fungsi millis(), sebagai berikut: unsigned long startTime = millis (); unsigned long interval = 60000; … if (millis() – startTime >= interval) { // do something } Fungsi millis() mengembalikan sebuah nilai unsigned long, …

Continue reading »

Older posts «

» Newer posts