Tag: arduino atmega32

NS.One dan Ethernet Wiznet 5100

Mengembangkan aplikasi berbasis embedded system dan ethernet, dengan NS.One, mudah dan menyenangkan. Dalam contoh berikut, NS.One – dengan mikrokontroler AVR ATmega32, dihubungkan dengan modul Ethernet berbasis Wiznet 5100, dengan antarmuka sebagai berikut: ** Pin SCK (15), MISO (14), MOSI (13) dan SS (12). Bila menggunakan ethernet shield dari dfrobot.com, pastikan pin Reset Ethernet Shield dihubungkan …

Continue reading

NS.One Promo

Board NS.One menggunakan mikrokontroler AVR ATmega32 dan dapat diprogram dengan software NS.One – arduino compatible atau software untuk memrogram mikrokontroler AVR lainnya, seperti: CodeVisionAVR, Atmel AVRStudio, BASCOM-AVR, MikroC, dan yang lainnya. Temukan keunggulan dan kemudahan menggunakan NS.One di kelas Fast Track to NS.One (ber-sertifikat), yang diberikan secara FREE untuk setiap pembelian board NS.One selama bulan …

Continue reading

Mengawal Lahirnya NS.One

Bagi seorang periset, ada rasa bahagia ketika riset yang dilakukannya selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, membuahkan hasil positif. Demikian pula apa yang kami alami ketika mengawal riset dengan kode NS.One. Riset yang berlangsung lebih dari 2 tahun ini, membuahkan hasil positif di akhir 2011. Dan hari ini, di bulan Februari 2012, NS.One tersedia dalam dua varian:  …

Continue reading

Overhaul Arduino

Setelah fase pertama dari overhaul software Arduino, selesai di pertengahan 2009, dan diujicobakan di sejumlah kelas pelatihan yang diselenggarakan Padepokan Robot NEXT SYSTEM Bandung; di awal 2012, fase kedua dari proses overhaul tersebut berhasil dituntaskan, sekaligus melahirkan sebuah solusi inovatif. Fase pertama berfokus pada porting software agar bisa mendukung sejumlah chip AVR yang lebih mudah didapat …

Continue reading

Software Arduino dan Perubahan yang Diusungnya

Saat tulisan ini di-publish, software Arduino sudah “menginjak” versi 0021, yang dapat di-download di sini. Ada perbedaan yang diusung sejak versi 0019, yakni penyimpanan file hasil kompilasi, juga splash logo yang digunakan 🙂 Bila pada versi sebelumnya, hasil kompilasi disimpan pada sub folder applet pada masing-masing folder sketch (folder penyimpanan program yang kita save); maka …

Continue reading