«

»

Apr 18

“Kompetisi” Robot yang Memprihatinkan!

Satu minggu ini saya sempat meluangkan waktu untuk melatih beberapa anak SMAK TRIMULIA yang akan bertanding dalam “kompetisi” robot yang diadakan oleh satu STMIK di Bandung. Kata kompetisi sengaja diberi tanda petik, karena pada kenyataannya, memang kurang tepat disebut kompetisi. Kegiatan tersebut hanyalah sebuah permainan yang menggunakan robot, yang lebih mengandalkan keberuntungan.

Panitia menyediakan dua unit perangkat robot Lego untuk men-support 17 tim, tanpa unit cadangan. Dan kenyataan yang terjadi merupakan sebuah mimpi buruk bagi peserta, mengingat satu unit diantaranya bermasalah. Sejak dari penyisihan hingga final, satu per satu berguguran, dan di final, tim terakhir pun harus menyerah. Dalam undian pemilihan robot, mereka mendapatkan unit yang bermasalah.

Menyedihkan dan memprihatinkan!

Bagaimana bisa, sebuah perguruan tinggi berani menyelenggarakan sebuah event yang mereka sebut kompetisi, dengan persiapan seperti itu? Peserta wajib bertanding secara head to head, namun dua robot yang disediakan panitia, kualitasnya berbeda. So? Hanya mengandalkan keberuntungan semata. Bila saat undian peserta mendapatkan robot yang baik, maka hasilnya akan baik. Demikian pula sebaliknya.

Pertanyaannya, bila yang terjadi demikian, apakah masih layak disebut sebagai sebuah kompetisi robot?  Bagaimana pencitraan sekolah tersebut di mata masyarakat?

Saya pikir, bila penyelenggara tidak mampu menyelenggarakan kompetisi robot yang sebenarnya, dengan baik; sebaiknya menunda atau malah tidak menyelenggarakannya sama sekali. Bila tetap ingin menyelenggarakan namun SDM yang ada tidak qualified, undanglah mereka yang kompeten dalam bidang robotik. Dalam konteks pendidikan tidak boleh ada rasa gengsi. Kalau memang tidak mampu, undanglah yang lebih mampu sehingga kita bisa belajar dari mereka.

Kejadian di atas jelas mencoreng muka sendiri dan akan memberikan citra yang buruk bagi institusi yang bersangkutan!

Kepada anak-anak SMAK TRIMULIA yang tidak puas karena dikalahkan oleh penyelenggara, saya menyampaikan pesan, jangan kesal atau kecewa. Toh, kalian hanya mengikuti sebuah permainan robot yang lebih mengandalkan keberuntungan, bukan kompetisi robot yang sesungguhnya. Untuk sebuah permainan keberuntungan, peringkat 2, 3 dan 4 yang kalian raih, sudah sangat baik!