«

»

Aug 07

Jawara Pakai Robot Pabrikan, Trimulia Siapkan Robot Sendiri

trimulia-285Jumat, 07/08/2009 08:45 WIB
Andrian FauzidetikBandung

Bandung – Terus-terusan menjadi juara pakai robot bermerek (pabrikan), tim robotika SMP dan SMA Trimulia bertekad menjadi juara dengan robot sendiri. Tak main-main, blueprint dari robot yang akan dipakai oleh tim Trimulia tiap kali bertanding sudah masuk ke tahap prototype.

“Kita masih mengetes robotnya. Saat ini sudah masuk ke tahap prototype. Jadi pada ajang INAICTA 2010 kita bisa tanding pakai robot sendiri,” ujar Pembina Tim Robotika SMP dan SMA Trimulia, Christianto Tjahyadi, saat berbincang dengan detikbandung, Kamis (6/8/2009) sore.

Yah, di ajang Indonesia ICT Award 2009 (INAICTA 2009) kategori robot 28-29 Juli 2009 silam, tim robotika Trimulia menggondol juara. Padahal awalnya hanya untuk meregenerasi tim robotiknya.

“Saat ini anak-anak sudah mulai paham tentang apa itu robot. Levelnya sudah turun ke grade yang lebih bawah. Di SD kita sudah diajarkan juga. Sehingga target yang lebih tinggi seharusnya bisa dicapai,” katanya.

Chris begitu yakin dengan rencananya tersebut. Pasalnya, tim Robotik Trimulia selalu menjadi juara baik di tingkat regional, nasional ataupun internasional. Ditambah saat ini, menurutnya robot sudah menjadi hal yang lumrah di siswa-siswi tingkat SD.

“Yang jelas kita terus genjot anak-anak untuk meningkatkan levelnya,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Managing Director Next System.

Disinggung mengenai kesiapan anak didiknya menerima materi yang setingkat dengan anak kuliahan bahkan profesional, Chris sangat yakin. Menurutnya dengan pola pembelajaran yang dibalik, maka siswa tidak kaget menerima materi ajarnya.

“Robot dalam bentuk rapi kita buka sedikit demi sedikit sehingga kelihatan komponennya. Lalu kita perkenalkan komponennya. Ini loh yang membuat robot bisa jalan atau ini loh yang membuat program dari komputer masuk ke robot,” katanya.

Ditanya tentang robot rakitan tersebut Chris mengaku memang tidak 100 persen tim robotika Trimulia yang membuatnya. “Ya tidak mungkin lah mereka sendiri yang buat. Kita bantu mereka,” pungkasnya.