Category: pemrograman mikrokontroler

Integrasi Mikrokontroler AVR dan Wiznet 5100

Penetrasi jaringan internet yang demikian cepat pada sejumlah sektor, termasuk rumah modern dan personal gaget, telah membuka ruang untuk aplikasi embedded system, untuk di-integrasikan ke dalam rumah kita, dan menjadikannya sebagai rumah pintar. Sebagai contoh, dengan menempatkan sebuah web server kecil berbasis embedded system di rumah, kita dapat me-monitor dengan mudah seluruh kondisi yang ada, …

Continue reading

Delay pada Arduino

Fungsi delayMicroseconds() dapat digunakan untuk membuat delay dalam satuan mikrodetik, dengan delay terpendek 2 mikrodetik. Untuk delay yang lebih pendek, dapat memanggil instruksi assembly – NOP (No Operation). Instruksi NOP akan di-eksekusi dalam satu siklus mesin. Bila menggunakan system clock 16MHz, maka NOP akan di-eksekusi dalam waktu 62.5 nanodetik. __asm__(“nop\n\t”); __asm__(“nop\n\t””nop\n\t””nop\n\t””nop\n\t”);

Line Follower Robot Analog

Merancang sebuah Line Following Robot (LFR) yang sederhana merupakan sebuah tantangan. LFR dapat dibuat dengan beragam cara, dari yang paling sederhana, dengan menggunakan dua buah transistor, hingga yang cukup rumit, menggunakan kendali PID, yang mensyaratkan penggunaan mikrokontroler untuk menghitung persamaan PID. Merancang sebuah LFR analog atau tanpa mikrokontroler merupakan tantangan yang lain, karena kita harus …

Continue reading

Memori AVR ATmega16

Terdapat tiga kelompok memori dalam mikrokontroler AVR ATmega16: Flash memory (ruang program), ruang dimana program disimpan. SRAM (static random access memory), ruang dimana program membuat dan me-manipulasi variabel ketika program berjalan. EEPROM merupakan ruang memori dimana programmer dalam menyimpan informasi dalam waktu yang panjang (permanen). Memori Flash dan EEPROM bersifat non-volatile (informasi tetap ada walaupun …

Continue reading

Memrogram Mikrokontroler: C atau Assembly?

Memrogram mikrokontroler dengan menggunakan bahasa assembly, bisa jadi merupakan mimpi buruk bagi sebagian orang, namun menjadi mainan yang menyenangkan bagi sebagian lainnya. Harus diakui, bahasa assembly memang tidak manusiawi, karena tidak mudah dibaca dan di-interpretasikan. Perlu bekal yang memadai sebelum kita dapat membaca dan memrogramnya dengan baik. Namun demikian, logika program dapat dituangkan langkah demi …

Continue reading

Pemrograman ADC pada AVR dengan BASCOM

Sejumlah tipe mikrokontroler AVR memiliki ADC di dalamnya, sebagai contoh ATmega8535. Pada chip ini, 8 kanal input terhubung dengan sebuah ADC internal – yang memiliki resolusi 10-bit, melalui sebuah multiplekser. ADC ini memiliki catu tersendiri, yang diberi label AVCC. Dalam banyak kasus, AVCC dapat dihubungkan dengan VCC (disarankan, terlebih dahulu dilewatkan pada low pass filter). …

Continue reading

Menggunakan Dioda

Dalam menggunakan dioda, paling tidak ada tiga parameter yang perlu diperhatikan, yaitu: Current-handling capability. Dioda hanya dapat melewatkan arus dengan besar tertentu tanpa menyebabkan kerusakan. Dioda sinyal kecil seperti 1N4148/1N914 aman untuk arus kurang dari 200 mA. Sementara, untuk dioda jenis penyearah, seperti 1N400x, aman untuk arus hingga 1A. Maximum reverse voltage. Dioda dapat “menahan” …

Continue reading

Embrio Robotik di STMIK PPKIA Tarakan

30 November 2009 – 11 Desember 2009, selama 10 hari, 4 (empat) pengajar dari STMIK PPKIA Tarakanika Rahmawati Tarakan, Kalimantan Timur, mengikuti camp mikrokontroler dan robotik di NEXT SYSTEM Robotics Learning Center. Materi yang meliputi Pemrograman Robot Lego Mindstorms dengan NXT-G dan Bahasa C, dilanjutkan dengan Pemrograman Robot Edukasi AVR dan PIC dengan Bahasa C, …

Continue reading

Memprogram Robot Edukasi dengan Software Arduino

Robot Edukasi yang dikembangkan oleh NEXT SYSTEM Robotics Learning Center merupakan media untuk pembelajaran robotik. Robot Edukasi AVR menggunakan mikrokontroler ATmega8535 (8kB Flash, default) dengan opsi ATmega16 (16kB Flash) dan ATmega32 (32kB Flash). Robot Edukasi AVR dapat diprogram dengan beragam cara. Menggunakan CodeVision AVR untuk pemrograman dengan Bahasa C, menggunakan BASCOM-AVR untuk pemrograman dengan Bahasa …

Continue reading

Menulis Sketch Arduino dengan ISP Programmer

Arduino merupakan sebuah platform yang terdiri dari sebuah chip mikrokontroler AVR (ATmega8, ATmega168 dan ATmega328) yang dilengkapi dengan sebuah IDE – Integrated Development Environment untuk memprogramnya. Bahasa yang digunakan mirip dengan C/C++ (Arduino Programming Language). Sebelum di-kompilasi, sintaksis program akan disesuaikan menjadi sintaksis C/C++ standard, untuk kemudian di-kompilasi dengan AVR-GCC. Board Arduino umumnya dilengkapi dengan …

Continue reading