Category Archive: pelatihan mikrokontroler

Feb 10

News Update: Pelatihan Mikrokontroler dan Robotik

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Padepokan NEXT SYSTEM Bandung, telepon  (022) 4222062 (voice) atau 085100775874 (voice / sms) atau WhatsApp 082119977597 atau email: nextsystem.robotics at gmail.com atau info at nextsys.web.id, pada hari dan jam kerja. Office hour: Senin – Jum’at, pk 09.00 – 17.00 WIB dan Sabtu, pk 09.00 – 14.00 WIB. # Change your life today. Don’t …

Continue reading »

Feb 06

Mikrokontroler ARM Cortex-M

Arsitektur ARM Cortex-M terus berkembang dan dikembangkan, terkait dengan kebutuhan aplikasi yang semakin komplek, yang membutuhkan fitur dan kemampuan CPU yang lebih powerful. Kehadiran sebuah teknologi selalu menuntut SDM yang mumpuni yang mampu memanfaatkan segala keunggulan yang diusungnya, tidak terkecuali di ranah embedded system. Migrasi dari arsitektur 8 bit ke 32 bit sedang terjadi, walaupun …

Continue reading »

Aug 06

Pelatihan Mikrokontroler ARM Cortex-M

Platform pembelajaran mikrokontroler berbasis arsitektur ARM Cortex-M yang kami support semakin beragam, semakin banyak pilihan. Mari melaju bersama Padepokan NEXT SYSTEM Bandung! ST Microelectronics, Infineon, Nuvoton, Freescale, NXP, Texas Instruments.

Jul 30

Memrogram ARM Cortex M0 Nuvoton NUC100xx

Nama Nuvoton, belakangan ini tengah naik daun. Pabrikan silikon dari Taiwan ini, dulu beken dgn nama Winbond. Saat ini mereka tengah berupaya untuk memperbesar market bagi produk mereka, khususnya mikrokontroler ber-arsitektur ARM Cortex-M0 dan ARM Cortex-M4. Satu keluarga Cortex-M0 dari Nuvoton yang cukup populer di Indonesia, adalah NUC100xx. Yang tampak dalam gambar adalah satu contoh …

Continue reading »

Dec 13

Pemrograman GUI dengan Python

Secara usia, Bahasa Python yang lahir di akhir 1980, sudah cukup tua. Namun keberadaannya baru dirasa “menggigit” ketika ada kebutuhan untuk melakukan pemrograman secara cepat. Memang Python tidak dihadirkan untuk bersaing dengan bahasa pemrograman lain, namun lebih kepada memberikan alternatif dalam memrogram. Python adalah sebuah interpreter, yang memberikan kemudahan kepada penggunanya ketika membutuhkan sebuah interaksi. Namun …

Continue reading »

Aug 07

ARM Cortex-M dan Real Time OS, 3-7 Agustus 2015

Bersama balad perjuangan dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya kloter tiga: Paulus Susetry Wardana, S.T., Taufiqurrahman, M.T., Madyono, M.T. dan Ali Husein, M.Eng. usai pertapaan Mikrokontroler ARM Cortex-M dan Aplikasi Real Time Operating System di Padepokan NEXT SYSTEM Bandung, 3-7 Agustus 2015. Kiranya benih dan semangat yang ditabur boleh bertumbuh dan berbuah. Semangat!

May 24

RMU / Kereta Api Indonesia, 20-22 Mei 2015

Bersama peserta pelatihan “Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler AVR“, 20-22 Mei 2015 di RMU / PT Kereta Api Indonesia, Jakarta.

Dec 30

Real Time Clock DS1307 dan PIC 16F877A

PIC 16F877A adalah salah satu seri PIC yang paling populer. Real Time Clock DS1307 bekerja sebagai divais slave pada bus I2C dengan alamat 0x68. Untuk resistor pullup pada jalur SCL dan SDA disarankan sekitar 1.8k – 4.7k. Pin RC4 dihubungkan dengan pin SDA DS1307, dan pin RC3 dihubungkan dengan pin SCL DS1307. MikroC for PIC …

Continue reading »

Aug 09

Real Time Clock pada AVR ATmega16

Timing merupakan sebuah fungsi dasar yang dikerjakan oleh mikrokontroler. Setiap mikrokontroler paling sedikit memiliki satu modul timer/counter di dalamnya. Namun, jika counter di-clock secara internal, beberapa isu akan muncul dalam beberapa kasus. Terkadang, frekuensi clock tidak stabil, atau terkadang, frekuensi clock lebih tinggi dari yang dibutuhkan. Terkadang, clock eksternal dibutuhkan untuk mendapatkan kualitas yang dibutuhkan. …

Continue reading »

Apr 05

Raspberry Pi GPIO

Untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan, Raspberry Pi model A menyediakan GPIO P1 dan GPIO P5. GPIO P1, seperti tampak pada gambar, terdiri dari 26 pin; sementara GPIO P5 (terhalang label) terdiri dari 8 pin. Berikut adalah beberapa catatan terkait dengan GPIO header: GPIO – input output digital bekerja pada level 3.3V dan tidak 5V tolerant. …

Continue reading »

Older posts «