Category: NS.One

Software NS.One versi 1.0.5

Hari ini, software NS.One menggunakan label versi 1.0.5. Menggunakan rujukan software arduino versi 1.0.5, dengan penambahan sejumlah fitur, diantaranya informasi estimasi penggunaan SRAM. Fitur ini cukup penting mengingat mikrokontroler tidak memberikan indikator apapun ketika kehabisan SRAM, selain hang atau “bertingkah aneh”. NS.One mendukung jenis mikrokontroler AVR yang mudah didapat di pasaran lokal, seperti: m8535, m16, …

Continue reading

Meng-akses Variabel Volatile

Terdapat hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan variabel yang di-share antara Interrupt Service Routine (ISR) dan program utama. Ketika ISR dipicu ketika interupsi di-enable, kita perlu memperhatikan bagaimana meng-akses shared variable tersebut. Sebuah variabel harus diberi prefix volatile bila digunakan di dalam ISR dan di luarnya. Variabel yang hanya digunakan di luar ISR, tidak perlu …

Continue reading

I2C Scanner

Bila kita memiliki sebuah divais – I2C Slave, yang tidak kita ketahui alamatnya, maka sketch Arduino / NS.One berikut dapat membantu menemukan alamat divais I2C slave yang bersangkutan: #include <Wire.h> void setup() { Serial.begin (9600); Serial.println ("I2C scanner. Scanning …"); byte count = 0; Wire.begin(); for (byte i = 1; i < 120; i++) { …

Continue reading

Pengaturan Bit Rate pada I2C NS.One

Library Wire yang disediakan software NS.One atau Arduino, merujuk pada komunikasi secara I2C pada bit rate 100 kHz. Untuk beberapa divais, seperti beberapa produk dari Innovative Electronics, bit rate ini terlalu cepat. Beberapa divais hanya mendukung bit rate 50 kHz. Untuk itu, perlu dilakukan pengaturan ulang agar software dapat digunakan untuk maksud tersebut. Untuk mudahnya, …

Continue reading

NS.One dan Wire Library

Wire library yang disertakan dalam software NS.One dan Arduino, memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan divais I2C / TWI. Bus I2C mendukung hingga 119 divais. Walaupun memiliki alamat 7-bit (128 nilai), alamat 0 digunakan untuk broadcast ke seluruh divais dan alamat 120-127 untuk kebutuhan ke depan. Pada board NS.One, SDA (jalur data) dan SCL (jalur clock) …

Continue reading

Robot Controller Board dari Padepokan NEXT SYSTEM

Robot Controller Board yang dikembangkan oleh tim riset NEXT SYSTEM Robotics Learning Center yang satu ini mengusung kesederhanaan dan kekuatan. Memiliki kelengkapan yang mumpuni, untuk mendukung pengembangan aplikasi robotik yang beragam. Board dicatu dengan mikrokontroler AVR ATmega32, dapat men-drive motor DC dengan pilihan : 1.2A atau 2.4A sustainable. Menyediakan sejumlah output open collector yang mampu …

Continue reading

Blinking LED dengan Overflow Interrupt

Berikut adalah sebuah contoh program untuk membuat sebuah LED pada board NS.One berkedip dengan frekuensi 2 Hz, dengan menggunakan overflow interrupt TIMER1. NS.One adalah board mikrokontroler berbasis AVR ATmega32 yang dikembangkan oleh tim riset NEXT SYSTEM Robotics Learning Center Bandung, dengan merujuk pada platform Arduino. void setup() { bitSet(DDRC,PC5); // PC5 as output // initialize …

Continue reading

Mengatur Kecepatan I2C pada AVR

Menggunakan I2C di lingkungan arduino cukup mudah, khususnya ketika memanfaatkan pustaka Wire yang disertakan dalam instalasi. Namun, pustaka Wire memiliki default frekuensi SCL 100 kHz, sehingga untuk beberapa divais yang lebih lambat, akan menimbulkan masalah (tidak terjadi komunikasi). Untuk mengatur kecepatan I2C, kita harus melakukan penyesuaian pada frekuensi TWI – Two Wire Interface, yang terdapat …

Continue reading

NS.One dan Ethernet Wiznet 5100

Mengembangkan aplikasi berbasis embedded system dan ethernet, dengan NS.One, mudah dan menyenangkan. Dalam contoh berikut, NS.One – dengan mikrokontroler AVR ATmega32, dihubungkan dengan modul Ethernet berbasis Wiznet 5100, dengan antarmuka sebagai berikut: ** Pin SCK (15), MISO (14), MOSI (13) dan SS (12). Bila menggunakan ethernet shield dari dfrobot.com, pastikan pin Reset Ethernet Shield dihubungkan …

Continue reading

NS.One dan AVR ATmega128

Software NS.One – arduino compatible yang dikembangkan oleh tim R&D Padepokan NEXT SYSTEM Bandung, kini bisa digunakan untuk memrogram AVR ATmega128, yang memiliki: Flash Program Memory: 128 kbytes EEPROM Data Memory: 4 kbytes SRAM Data Memory: 4 kbytes I/O Pins: 53 Timers: Two 8-bit / Two 16-bit A/D Converter: 10-bit Eight Channel PWM: Six Channels …

Continue reading