Raspberry Pi Pinout

Pinout Raspberry Pi Model B+, Raspberry Pi 2 dan Pi Zero.

Setiap pin mampu menangani arus hingga 16 mA, dengan total 50 mA untuk keseluruhan pin.

Raspberry Pi Pinout
Pi memiliki dua LED on-board: led0 dan led1, yang dapat dikendalikan melalui program. Default user: pi, tidak memiliki ijin untuk menulis ke divais LED, kita harus meng-enable-nya terlebih dahulu:

sudo sed -i 's|exit 0|chmod -R a+rw /sys/class/leds/*\nexit 0|' /etc/rc.local

Setelah restart, divais-divais tersebut dapat dibaca dan ditulis oleh user. Kita dapat mengujinya dengan menjalankan:

ls -l /sys/class/leds/led0/brightness

Pada Pi, led0 adalah LED berwarna hijau (I/O activity), dan led1 berwarna merah (power). Keduanya hanya dapat dinyala-matikan.

Pi memiliki dua antarmuka SPI: spidev0.0 dan spidev0.1, keduanya menggunakan pin bersama, kecuali pin SS. Ketika menggunakan spidev0.0, pin CE0 diberi logika LOW selama transaksi, sementara pin CE1 tidak berubah. Ketika menggunakan spidev0.1, pin CE1 diberi logika LOW, sementara pin CE0 tidak berubah.

Pi memiliki satu kanal PWM pada pin header, yang kondisinya disable secara default. Untuk meng-enable-nya, tambahkan baris berikut di akhir /boot/config.txt kemudian restart.

dtoverlay=pwm-overlay