Internet of Things

Internet of Things atau IoT adalah sebuah isu sedang ramai diperbincangkan. Bila kita cermati, IoT tidak lain adalah pengembangan dari layanan data berbasis web yang sudah eksis lebih dari 10 tahun lalu. Waktu itu, sempat bermain di ranah ini menggunakan Gupta NXJ Developer, sebuah rich internet application development environment berbasis Java Enterprise. Hanya saja, web services ketika itu, lebih fokus pada PC to PC. Sementara, IoT saat ini, meng-akomodasi ranah embedded system serta memanfaatkan perkembangan komputasi berbasis cloud yang dalam perkembangannya semakin mumpuni.

IoT adalah aplikasi kirim terima data dengan memanfaatkan jaringan internet dan sumber daya yang terdapat di dalamnya. Saat ini, cukup banyak vendor yang menyediakan layanan untuk menjembatani piranti IoT kita dengan seabreg resources yang ada di internet, yang umumnya berbasis cloud.

Internet of Things
Dalam pengembangannya, kita perlu menyiapkan perangkat berbasis mikrokontroler / mikroprosesor, yang dapat berhubungan dengan jaringan internet. Kedua, memilih layanan yang mampu menjembatani kebutuhan dari aplikasi yang akan kita kembangkan. Layanan ini ada yang bersifat free dan tidak sedikit yang berbayar, mengingat market layanan IoT cukup menjanjikan. Tentunya kita akan memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi kita serta mengusung sekian banyak fasilitas, yang pada ujungnya, akan memudahkan kita dalam mengembangkan aplikasi yang menjadi target.

Selanjutnya, kita perlu mempelajari format data yang digunakan dalam layanan tersebut, dan menyesuaikan aplikasi kita agar dapat mengirim dan menerima data dalam format yang sama. Sejauh ini, protokol MQTT dianggap sebagai protokol baku dalam komunikasi data di ranah Internet of Things. Namun, sejumlah library yang diusung oleh sejumlah vendor software / hardware, membungkusnya sedemikian, sehingga format ini tersembunyi dari hadapan penggunanya. Pengguna dihadapkan pada cara dan format data yang lebih sederhana.

Beberapa layanan IoT menyediakan RSS Feed Yahoo Weather, untuk memberikan informasi uptodate mengenai cuaca di sejumlah lokasi. Menyediakan API untuk berhubungan dengan Nexmo, agar sistem dapat menelepon dan mengirim SMS, juga Zendesk dalam lingkup pengembangan ke arah customer service dan Google Calendar untuk mencatat event dan merunutnya.