«

»

Mar 01

Siapa pun bisa belajar robot!

Saya bersyukur bila selama beberapa bulan terakhir, memiliki kesempatan memimpin sejumlah kelas pelatihan mikrokontroler dan robotika, dengan peserta dari berbagai kalangan serta topik yang ber-variasi.

Peserta dari kalangan pengusaha, memberikan impresi yang luar biasa. Mereka hadir karena antusias dengan perkembangan teknologi mikrokontroler, sekaligus memenuhi tantangan intuisi mereka dalam mengembangkan bisnis yang tengah mereka garap. Jadi, yang dibahas di kelas tidak melulu soal teknis. Setelah mendapat trigger dan inspirasi, muncul sejumlah ide bisnis, dan berujung pada pembicaraan mengenai kesempatan dan peluang dalam mengembangkannya. Bahkan, tidak jarang, membicarakan pengembangan bisnis ke depan, seperti sebuah rapat direksi 🙂

Peserta dari kalangan dosen, berbeda lagi. Mereka sangat antusias dan bersemangat karena harus mengejar tayang 🙂 Istilah ini saya gunakan karena mereka memang mendapat tuntutan dari institusi yang mengutusnya, untuk segera men-transfer pengetahuan yang diperolehnya di kelas training yang diikuti. Umumnya mereka datang dari jurusan yang terkait, sehingga tidak terlalu sulit untuk mengikuti perjalanan kelas, walaupun ada beberapa yang harus diberikan “pencuci otak” untuk mengikis paradigma lama yang masih menempel dan menimbulkan kerak yang tebal 🙂 Ada juga yang tidak mampu melupakan sejarah lalu mereka, sehingga apa yang disampaikan selalu mengalami “penolakan”. Namun, setelah mereka pasrah, akhirnya mereka ter-inspirasi. Seolah terbangunkan dari mimpinya selama ini 🙂

Peserta dari kalangan anak-anak SD, lebih seru lagi. Di tengah kondisi emosi yang masih labil serta kemampuan ber-konsentrasi yang masih harus diasah; kelas berlangsung rame. Mungkin baru kali ini, di dalam kelas training ada yang saling meledek, bahkan saling baku hantam 🙂 Dalam kelas ini, yang diuji bukan melulu pengetahuan, namun juga emosi. Bayangkan saja, selama lebih dari 10 tahun memimpin kelas dewasa yang tenang, sekarang memimpin kelas anak yang seperti itu. Namun, saya bersyukur mendapat kesempatan seperti itu. Kesempatan untuk mengasah diri, kemampuan dan emosi.

Peserta dari kalangan anak remaja? Secara emosi mereka sudah lebih baik, lebih tenang. Masalah konsentrasi masih ada, namun bisa diatasi dengan sejumlah game dalam robotik. Umumnya mereka sangat menikmati, sampai lupa pulang 🙂 Satu semangat yang luar biasa untuk sebuah kelas pembelajaran.

Peserta dari guru sekolahan umumnya lebih tenang dan sabar. Pertanyaannya pun banyak keluar dari hati mereka yang ingin, dengan tulus, men-transfer apa yang mereka peroleh selama pelatihan, kepada anak didik mereka. So, pertanyaan seperti, “bagaimana menjelaskan bagian ini kepada siswa?”, sering ditanyakan mereka.

Peserta dari kalangan mahasiswa umumnya hadir dengan semangat luar biasa. Mereka merasa perlu mengikuti pelatihan seperti ini karena memerlukan pengetahuan ekstra, khususnya dengan highlight pada aplikasi, untuk mendukung tugas akhir yang mereka tengah buat. Bisa ditebak, pertanyaan-pertanyaan pun banyak yang mengarah pada topik tugas akhir mereka 🙂 Tidak masalah, yang penting mereka mendapatkan kesan yang mendalam saat mengikuti pelatihan, dan selepas pelatihan, pengetahuan dan wawasan mereka pun bertambah.

So, yuk ikut pelatihan mikrokontroler dan robotik! Tentunya di NEXT SYSTEM Robotics Learning Center!