«

»

Mar 21

Menggunakan Serial Peripheral Interface

Dari sekian banyak pilihan antarmuka untuk transfer data secara serial, SPI adalah komunikasi sinkron tercepat dengan kemampuan full duplex, yang dapat dipacu hingga 10 MHz. Maka dari itu, cara ini digunakan secara luas sebagai metoda antarmuka dengan periferal berkecepatan tinggi seperti Microchip Ethernet Controller ENC28J60, MMC Flash Memory, dan yang lainnya.

Prinsip operasi SPI cukup sederhana, terlebih lagi bila memanfaatkan periferal SPI yang terdapat dalam mikrokontroler, misalnya AVR ATmega16 atau ATmega32, yang digunakan dalam board NS.One; membuat pemrograman menjadi lebih mudah. Cukup mengirimkan data ke register SPI, dan periferal SPI dalam chip akan menyelesaikan pekerjaannya, mengirim dan menerima data ke dan dari divais SPI Slave. Untuk meng-inisialisasi periferal SPI di dalam chip, kita harus meng-enable divais ini sebagai SPI Master dan men-set frekuensi master clock, melalui SPI Control Register dan SPI Status Register.

Terkait dengan penggunaan periferal SPI, pin MOSI dan SCK di-set sebagai output, dan MISO di-set sebagai input, sementara CS – untuk memilih divais SPI Slave, dapat menggunakan pin manapun.

Setelah meng-inisialisasi semua port yang digunakan, pin SPI Enable harus di-set, dan memilih operasi SPI master.

Berikut adalah contoh rangkaian mikrokontroler AVR ATmega168 yang terhubung dengan shift register 74HC595 secara SPI.

SPI – Serial Peripheral Interface merupakan salah satu materi dalam kelas pelatihan pemrograman mikrokontroler lanjutan, yang diadakan NEXT SYSTEM Robotics Learning Center.