«

»

Sep 26

Menggunakan PWM pada ATmega8535

Kebanyakan mikrokontroler AVR memiliki kanal PWM di dalam chip-nya. Fasilitas ini membuat penggunaan PWM menjadi lebih sederhana dan lebih akurat. Timer atau Counter dalam AVR dapat digunakan dalam modus PWM tanpa mengganggu fungsi dasar timer. Timer1 dapat di-konfigurasi dalam modus PWM dengan men-setting bit PWM11 dan PWM10 dalam register TCCR1A.

PWM11 PWM10 Description
0 0 PWM operation of Timer/Counter1 is disabled
0 1 Timer/Counter1 in 8-bit PWM Mode
1 0 Timer/Counter1 in 9-bit PWM Mode
1 1 Timer/Counter1 in 10-bit PWM Mode

Prescale dapat dipilih melalui register TCCR1B.

Lebar pulsa di-load ke dalam timer output compare register OCR1A (OCR1AH dan OCR1AL) dan OCR1B (OCR1BH dan OCR1BL). Timer/Counter1 bertindak sebagai up/down counter, menghitung naik dari 0000H hingga TOP, kemudian berbalik menghitung turun hingga nol, demikian seterusnya. Ketika nilai counter sama dengan isi dari 10-bit OCR1A atau OCR1B, pin OC1A dan OC1B di-set atau di-clear sesuai dengan setting bit dari COM1A1/COM1A0 atau COM1B1/COM1B0 dalam Timer/Counter1 Control Register (TCCR1A).

PWM Resolution Timer Top Value Frequency
8-bit PWM $00FF (255) Ftck1/510
9-bit PWM $01FF (511) Ftck1/1022
10-bit PWM $03FF (1023) Ftck1/2046
COM1X1 COM1X0 Effect on OCX1
0 0 Not Connected
0 1 Not Connected
1 0 Cleared on compare match, up-counting. Set on compare match down-counting (non-inverted PWM)
1 1 Cleared on compare match, down-counting. Set on compare match up-counting (inverted PWM)

Berikut adalah contoh dalam Bahasa C:

#define PULSE_WIDTH 0x40
void pwm_start()
{
  OCR1AL = PULSE_WIDTH; //Load Pulse width
  OCR1AH = 0;
  DDRD |= (1<<5);       //PortD.5 as o/p
  TCCR1A = 0x81;        //8-bit, Non-Inverted PWM
  TCCR1B = 1;           //Start PWM
}

Frekuensi yang dapat digunakan untuk aplikasi motor, tergantung pada kualitas motor dan kemampuan H-bridge yang digunakan. Motor yang digunakan pada power window mobil atau mainan, bekerja dengan baik pada frekuensi 500 Hz hingga 1 kHz. Beberapa motor kelas “high-end” bekerja dengan mulus pada 20 kHz. H-bridge 754410 dan L293D telah diuji dan berjalan dengan baik pada frekuensi 5 kHz.

Berikut adalah contoh pemrograman dengan BASCOM-AVR:

$regfile = "m8535.dat"
$crystal = 4000000
$baud = 9600
$hwstack = 32
$swstack = 10
$framesize = 50

Dim Dummy As Integer
Dim Potvalue As Integer

Config Pind.5 = Output
Config Pind.4 = Output
Config Timer1 = Pwm , Prescale = 64 , Pwm = 8 , Compare A Pwm = Clear Down , Compare B Pwm = Clear Down
Enable Interrupts
Enable Timer1
Config Adc = Single , Prescaler = 64
Start Adc
Ocr1ah = 0
Ocr1ah = 0
Do
  Potvalue = Getadc(0)
  Dummy = Potvalue / 2
  Dummy = Dummy / 2
  Ocr1bl = Dummy
Loop
End