«

»

Mar 18

Integrasi Mikrokontroler AVR dan Wiznet 5100

Penetrasi jaringan internet yang demikian cepat pada sejumlah sektor, termasuk rumah modern dan personal gaget, telah membuka ruang untuk aplikasi embedded system, untuk di-integrasikan ke dalam rumah kita, dan menjadikannya sebagai rumah pintar. Sebagai contoh, dengan menempatkan sebuah web server kecil berbasis embedded system di rumah, kita dapat me-monitor dengan mudah seluruh kondisi yang ada, seperti: apakah lampu sudah menyala? apakah kebun sudah disiram? dan sebagainya; melalui komputer atau personal gadget, dimanapun dan kapanpun. Atau, sekedar mencocokkan jam di rumah atau di kantor, melalui NTP – Network Time Protocol, melalui internet icon smile Integrasi Mikrokontroler AVR dan Wiznet 5100

Semua aplikasi yang menarik dan menantang tersebut dapat dibuat dengan meng-integrasikan protokol ethernet, yang merupakan protokol komunikasi dasar yang digunakan oleh internet, ke dalam embedded system. Saat ini, terdapat beberapa pendekatan untuk solusi ini, yang secara umum dibagi dalam dua kelompok, yakni, menggunakan kabel – seperti Wiznet W5100, Microchip ENC28J60; dan nirkabel – seperti Microchip ZG2100MC WiFi module.

Wiznet W5100 merupakan salah satu pilihan yang menarik, mengingat di dalam chip ini sudah tertanam TCP/IP stack dan meng-implementasikan standard IEEE 802.3 (ethernet physical and data link layer). Dengan demikian, mengembangkan aplikasi berbasis TCP/IP stack menjadi lebih mudah, dan dapat di-implementasikan pada sejumlah kecil RAM mikrokontroler.

6847010854 15327af7bd b Integrasi Mikrokontroler AVR dan Wiznet 5100

Pemrograman chip Wiznet 5100 pun menjadi mudah. Yang diperlukan hanyalah menulis dan membaca ke dan dari register internal W5100, untuk menggunakan fitur protokol TCP/IP yang disediakan.

Chip Wiznet W5100 hadir dengan tiga cara untuk mengendalikan register internalnya. Dua yang pertama menggunakan bus paralel, langsung dan tidak langsung; dan yang ketiga menggunakan SPI – Serial Peripheral Interface, cara yang biasa digunakan dalam antarmuka mikrokontroler.

Mikrokontroler AVR bertindak sebagai SPI Master, dan Wizet W5100 sebagai SPI Slave. Protokol SPI memerlukan paling sedikit empat sinyal, yakni: MOSI, MISO, SCK dan CS (SPI Slave Chip Select). Walaupun AVR mendukung semua mode SPI (mode 0,1,2 dan 3), namun chip Wiznet W5100 hanya mendukung mode 0 dan 3, dimana akan men-sample data saat sisi positif clock (rising edge) dan memberikan output ketika sisi negatif clock (falling edge). W5100 menyediakan pin interupsi, namun dapat pula menggunakan metoda polling untuk mengatur operasi W5100.

6986089397 a607d86228 Integrasi Mikrokontroler AVR dan Wiznet 5100

Kemasan chip W5100 yang berbentuk LQPF 80 pin, bisa jadi membuat sakit kepala ketika akan menyoldernya di atas PCB. Cara yang paling mudah adalah menggunakan modul ethernet siap pakai, seperti tampak pada gambar di atas, yang sudah dilengkapi dengan RJ45 female connector, untuk menghubungkannya dengan kabel LAN. Silahkan menghubungi NEXT SYSTEM Robotics Learning Center untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai produk ini, serta pelatihan mikrokontroler dan aplikasinya dalam jaringan berbasis ethernet.

Berikut adalah sejumlah kelas pelatihan yang diadakan NEXT SYSTEM Robotics Learning Center, yang mengangkat topik mengenai ethernet:

  • Pemrograman Mikrokontroler dan Aplikasinya dalam Jaringan Berbasis IP
  • Pemrograman Mikrokontroler dan Aplikasinya dalam Robotika dan Kendali Berbasis IP