«

»

Jul 04

ESP32, New Big Brother to IoT Board ESP8266

esp32
Perkembangan pernak-pernik silikon memang menarik untuk disimak dan dicermati. Beberapa tahun lalu, modul WIFI ESP8266 lahir untuk mengisi solusi murah untuk “things” di ranah Internet of Things. Adalah sebuah perusahaan China, Espressif, yang melahirkannya. Kehadiran ESP8266 membuat gaduh dunia embedded, dan memicu terjadinya gelombang tsunami baru. Produk ini memang sedikit “berbau” eksperimental. Terlihat dari sekian banyak “peningkatan” produk selama rentang waktu yang cukup pendek. Pun terlihat dari fitur-nya yang relatif “standard”. Saya berharap ekspektasi lebih, namun rupanya harus sedikit bersabar. Ya, perlu sedikit bersabar, karena rupanya, Espressif pun sudah memiliki langkah lanjutan dari pengembangan ESP8266, yakni ESP32, yang sudah mulai diperkenalkan sejak akhir 2015.

ESP32 menggunakan Xtensa LX6 dual-core yang bekerja di kecepatan 160 MHz, dan dilengkapi dengan lumayan banyak periferal: ADC (16 kanal), DAC (2 kanal), I2C, SPI, I2S dan PWM, serta didukung dengan RAM yang lebih besar (500k, 200k untuk user), AES dan SSL untuk security, dan Bluetooth Low Energy. Kemampuan WIFI ditingkatkan, untuk mendukung kecepatan hingga 150 Mbps.

ESP32 bukan untuk menggantikan ESP8266. Keduanya diposisikan di pasar yang berbeda. Bila kita hanya membutuhkan fasilitas WIFI untuk proyek yang kita buat, tentunya ESP8266 sudah lebih dari cukup.