Bootloader dan Configuration Bit 16F877

Ketika mencoba menyuntikkan bootloader yang dikembangkan oleh Shane Tolmie, ke dalam mikrokontroler PIC 16F877, pin RB3 tidak bisa difungsikan sebagai pin output. Setelah mencermati datasheet, pin ini memang memiliki fungsi lain, yakni PGM, yang digunakan untuk pemrograman dengan tegangan rendah – LVP / Low Voltage Programming.

Rupanya, program bootloader yang sudah dalam bentuk *.hex tersebut, meng-enable opsi LVP pada configuration bit; sehingga pin RB3 tidak dapat difungsikan sebagai pin I/O.

picpgmBila pin RB3 akan difungsikan sebagai pin I/O, maka pastikan mengatur configuration bit sebelum bootloader di-upload, mengingat dalam kasus upload dengan bootloader, program yang kita buat tidak bisa meng-update configuration bit.

PS. Dalam PIC, ada tiga pilihan osilator: LP, XT dan HS. Opsi LP disarankan untuk kecepatan hingga 200 kHz, opsi XT disarankan untuk kecepatan hingga 4 MHz, dan HS disarankan untuk kecepatan hingga 20 MHz. Pilihan ini akan berpengaruh terhadap konsumsi arus listrik.