«

»

Apr 05

Bahasa C untuk Mikrokontroler AVR

Kebanyakan pengguna mikrokontroler menggunakan Bahasa C dalam pemrogramannya, dengan alasan efisien. Dibanding dengan bahasa pemrograman lainnya, untuk program yang sama, Bahasa C memang menghasilkan hex code yang lebih kecil. Untuk lingkungan mikrokontroler yang memiliki ruang program memory terbatas, maka efisiensi menjadi sebuah keharusan.

Untuk mikrokontroler AVR, terdapat beberapa compiler Bahasa C yang dapat disarankan.

Yang pertama adalah CodeVisionAVR. Compiler komersial ini banyak digunakan di Indonesia. Dokumentasi dalam bentuk buku pun cukup banyak. Saya pribadi agak heran, koq, banyak penulis yang menggunakan rujukan CodeVision AVR, yang notabene produk berbayar? ­čśë ┬áCodeVision AVR versi evaluasi dapat di-download di alamat situs di atas, dan dapat digunakan sampai dengan 3k.

Yang kedua adalah WinAVR, produk open source yang menggunakan AVRLibc dan GCC sebagai mesin utamanya. Penggunaannya menggunakan sebuah pola, yang bagi pemula, mungkin tidak terlalu nyaman. Popularitasnya terus naik, karena didukung oleh banyak komunitas. Dalam perjalanannya, produk ini cukup stabil. Dokumentasi berupa buku, tidak banyak.

WinAVR menyediakan plug-in untuk AVRStudio, sehingga proses penulisan, kompilasi dan download ke chip dapat dilakukan melalui IDE ini.

Yang ketiga adalah ICC AVR dari ImageCraft. Produk komersial ini cukup serius, terbukti sejumlah vendor besar dalam bidang robotik untuk pendidikan, menggunakannya. ICC AVR menggunakan rujukan ANSI C dan menyediakan plug-in untuk penggunaan di lingkungan AVRStudio. Versi demo dapat digunakan selama 45 hari.

Yang keempat adalah MikroC for AVR dari Mikroelektronika. Produk ini mudah digunakan, namun tidak sedikit bugs yang ditemukan, terutama dalam penanganan kasus logika yang cukup rumit, semisal implementasi PID pada robot line following. Versi evaluasi dibatasi sampai 2k saja.

Anyway, seperti pisau di tangan seorang chef, maka keberadaan sebuah compiler pun kurang lebih sama.