«

»

May 11

The Black Beauty NS.One versi 1.5

Pengembangan proyek NS.One terus berlanjut. Cetak biru versi 1.5 yang sudah selesai dibuat di akhir Maret 2012, namun baru dapat diwujudkan di minggu pertama Mei 2012, setelah melewati sejumlah pengujian pada tingkat prototipe.

Terdapat sejumlah peningkatan, baik fasilitas maupun kualitas, baik di sisi hardware maupun software.

Di sisi hardware, NS.One versi 1.5 menyediakan port untuk pemrograman melalui USB Serial Adapter. Tersedia opsi paket yang menyertakan USB Serial Adapter yang kompatibel dengan divais yang sama yang di-release oleh Arduino. Driver yang digunakan pun, saat instalasi, menggunakan driver yang disertakan dalam paket installer software arduino, yang juga disertakan dalam paket installer NS.One for Windows.

Dengan tersedianya opsi pemrograman melalui USB, sekaligus memanfaatkan USB Powered – menggunakan catu daya dari port USB komputer, maka cara pemrograman menjadi lebih fleksibel. Cara sebelumnya, dengan menggunakan kabel serial RS232 atau memanfaatkan dongle atau kabel USB/RS232, tetap dapat digunakan.

Port RS232 tetap disediakan, baik dalam koneksi DB9 maupun dalam koneksi pin. Bukan sekedar untuk pemrograman, namun untuk kebutuhan komunikasi data dengan divais yang mendukung RS232, yang jumlahnya sangat banyak.

Bila dalam board arduino, kita kesulitan untuk menambahkan sejumlah sensor karena tidak tersedianya pin yang sesuai, maka dengan NS.One tidak lagi. NS.One versi 1.5 menyediakan pin sensor (3 pin) pada PORTA, yang juga merupakan input analog. Dengan demikian, sejumlah sensor 3 pin, seperti IR Ranger, Ultrasonic, dan yang lainnya; dapat langsung dihubungkan dengan board NS.One tanpa harus menggunakan konektor atau adapter tambahan.

Dalam kasus ekspansi, seringkali pengguna board mikrokontroler kesulitan untuk menghubungkan sejumlah divais karena tidak tersedianya pin catu daya ekstra. Akibatnya, kita perlu menghubungkan sejumlah kabel, bahkan menyolder, agar dapat mencatu divais melalui catu daya yang tersedia pada board. NS.One versi 1.5 menyediakan sejumlah port yang dimaksud. Dengan demikian, sejumlah divais yang memerlukan catu daya dari board, bisa langsung memanfaatkannya dengan mudah.

Dari sisi software, NS.One for Windows, yang dikembangkan berdasarkan software open source arduino, tampil dengan look and feel yang berbeda. Warna tampilan IDE dan icon pada toolbar, meng-adopsi standard dari Wiring. Juga disediakan program template, sehingga untuk memulai pemrograman, kita tidak perlu menuliskan dua fungsi standard namun wajib : setup() dan loop().

Untuk pengguna software lain, disediakan software Uploader. Program hasil kompilasi bisa di-upload melalui software ini.

The Black Beauty NS.One versi 1.5 hadir dalam jumlah dibatasi – limited edition. Dikhususkan bagi mereka yang memahami arti sebuah kreasi dan inovasi. Mereka yang memahami makna keunggulan dibalik sebuah kesederhaan. Mereka yang memahami dan menghargai karya anak bangsa untuk Kebangkitan Nasional di bidang teknologi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai NS.One, silahkan menghubungi:

NEXT SYSTEM
Robotics Learning Center
ITC Kosambi Ruko F2
Jl. Baranang Siang 6-8
Bandung 40112
Tel. (022) 4222062, (022) 70775874

Email: info@nextsys.web.id