Wisata Kuliner Mikrokontroler

Kemampuan suatu platform tidak pernah bisa kita ukur bila kita tidak mencobanya. Sama halnya dengan mikrokontroler. Kelahiran Arduino adalah sebuah terobosan, namun bukan berarti mikrokontroler adalah arduino. Kita perlu mencicipi rasa dari platform lain, mencobanya, mengukurnya, sehingga bisa mendorong lahirnya ide dan kreasi baru.

Satu yang menarik, di Padepokan NEXT SYSTEM Bandung ada satu program pembelajaran baru, yang diberi nama Wisata Kuliner Mikrokontroler. Menggunakan kata kuliner, supaya tidak asing, dan menempatkan mikrokontroler pada posisi yang friendly, bisa dicicipi. Yuk, kita lihat beberapa diantaranya.

Infineon XMC4500

Varian mikrokontroler yang satu ini, produk dari Infineon, Jerman, seri XMC4500. Cukup gahar, karena mampu dipacu sampai 120 MHz dan memiliki inti Cortex-M4. Bermain mikrokontroler yang satu ini cukup menarik, walaupun di market Indo, harus mencarinya dengan sabar.

Pertama kali ngoprek mikrokontroler yang satu ini, ketika diundang oleh satu kampus untuk menjadi nara sumber, sementara topik sudah mereka tentukan, yakni bicara soal Mikrokontroler Infineon. Seru, karena dalam waktu yang cukup singkat, harus mencari barangnya, belajar programming secara cepat, dan menyajikannya di ruang seminar. Sangat seru, kejar tayang seperti dikejar anjing galak ?

Harus diakui, chip yang satu ini memang bisa diajak bekerja keras. Di satu industri, ketika arduino sudah “babak belur” dan “pendarahan” hebat, Infineon XMC4500 bisa mengambil alih tugas dengan sangat cantik. Harus diakui, memang beda kelas.

Yuk, kulineran mikrokontroler, arduino saja tidak cukup.

Microchip PIC16F18446

Terobosan yg dilakukan tim arduino, harus diakui, membuat perubahan mindset. Kita sebagai developer, tentu tidak boleh terkunci pada satu varian produk. Board Arduino sendiri menggunakan chip dari Atmel AVR, namun tidak semua chip keluarga Atmel AVR bisa diprogram dgn cara Arduino.

Kedua, pabrikan mikrokontroler bukan cuma Atmel. Ada puluhan pabrikan, bahkan lebih, yang menghasilkan chip mikrokontroler dgn beragam kapasitas, fasilitas dan kecepatan. Untuk itu, perlu masuk ke perairan yg lebih dalam, mencicipi beragam jenis mikrokontroler yg ada di market.

Saya coba post, satu breakout dari Microchip, menggunakan seri PIC16F18446. Bisa minta sample ke vendor, for free. Cuma pengirimannya lumayan lama. Pemrogramannya sendiri menggunakan C/C++, cukup sederhana.

Yuk, kulineran mikrokontroler, arduino saja tidak cukup.