«

»

Feb 25

Fabrikasi Arduino Severino

Setelah mempertimbangkan beberapa hari, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan fabrikasi board Arduino Severino. Sebuah board Arduino lawas dengan penampilan yang sederhana. Masih menggunakan port Serial untuk memrogram dan berkomunikasi, namun dengan bantuan USB to Serial converter, pengguna laptop terkini tetap bisa menggunakannya.

Mengapa Arduino Severino?

Karena dalam rancangannya masih menggunakan komponen biasa, bukan SMD. Dengan demikian, bila terjadi kerusakan, pengguna dapat memperbaiki dan melakukan penggantian komponen dengan mudah. Dengan demikian, dengan kemampuan yang sama dengan board Arduino lain dengan chip yang sama, total cost of ownership-nya jauh lebih rendah.

Total cost of ownership adalah aspek yang seringkali luput dari perhatian. Pengguna seringkali hanya melihat sisi kemudahan dalam pemakaian, namun melupakan cost yang harus dikeluarkan bila terjadi kerusakan atau maintenance.

Memang kecenderungan produk elektronik saat ini, termasuk board Arduino, adalah penggunaan sekali pakai. Artinya, kemasan dirancang sekecil mungkin dan bila terjadi kerusakan, silahkan beli lagi yang baru.

Di satu sisi, solusi demikian ada baiknya, karena menghemat ruang dan material. Namun dari sisi user, membeli baru berarti menguras isi kantong. Bila ada pilihan yang lebih cost-effective, kenapa tidak memilihnya, bukan? Dengan kata lain, bila Arduino Severino memberikan lebih banyak keuntungan, kenapa harus memilih versi Arduino lain dengan chip yang sama?

Arduino Severino yang kami fabrikasi menggunakan chip ATmega8. Bila pengguna memerlukan ruang program yang lebih besar, dapat menggantinya dengan ATmega168 atau ATmega328.

Distribusi produk Arduino Severino dengan chip ATmega8 dilakukan melalui NEXT SYSTEM Robotics Learning Center. Selain menyediakan produk dan dukungan / konsultasi teknis, NEXT SYSTEM pun menyelenggarakan sejumlah program pelatihan mikrokontroler dan aplikasi robotik.