Nov 05

News Update: Pelatihan Mikrokontroler dan Robotik

Read the rest of this entry »

Nov 16

Internet of Things: 14-16 November 2016

Politeknik Negeri Banyuwangi
Foto bersama pejuang pendidikan, dari Politeknik Negeri Banyuwangi, usai pelatihan intensif Rancang Bangun dan Implementasi Internet of Things, 14 – 16 November 2016. Pelatihan dilangsungkan di Padepokan NEXT SYSTEM Bandung.

Dalam kelas ini peserta mempelajari sejumlah platform – Raspberry Pi, ESP8266 juga pengembangan aplikasi di sisi Android. Dari sisi protokol, juga dipelajari implementasi menggunakan MQTT, HTTP serta RESTful.

 

Nov 15

Driver Motor L293D

Motor memerlukan energi yang cukup banyak, khususnya motor-motor yang murah, yang kurang efisien. Hal pertama yang perlu dicermati adalah berapa tegangan motor yang akan digunakan. Hal kedua adalah, seberapa besar arus yang dibutuhkan motor. Driver motor seperti L293D dirancang untuk menyediakan arus hingga 600 mA per motor, dengan arus puncak 1.2A. Harap dicatat, bila menyentuh konsumsi arus hingga 1A, kita perlu memasang heatsink. Bila tidak, akan terjadi kegagalan karena panas berlebih (thermal shutdown), dan bisa terjadi kerusakan pada chip.

l293d

Beberapa orang menggunakan chip driver SN754410 karena pin compatible dengan L293D, serta memiliki dioda output dan dapat menyediakan arus 1A per motor, dengan arus puncak 2A. Setelah mencermati datasheet, dioda pada output dirancang hanya untuk proteksi ESD (Electrostatic Discharge) dan yang menggunakannya sebagai proteksi kick-back adalah sebuah hack dan tidak dijamin untuk performa. Untuk alasan tersebut, Robot Edukasi – robot untuk pembelajaran robotik yang dikembangkan oleh Padepokan NEXT SYSTEM Bandung; menggunakan L293D yang memang dilengkapi dengan diode proteksi kick-back.

L293D dapat dirangkai secara piggyback dan akan memberikan kemampuan menangani arus berlipat.

Nov 12

Seminar Raspberry Pi di Telkom University

Menjadi nara sumber seminar Raspberry Pi for Better Future di Telkom University, Sabtu, 12 November 2016. Seminar yang dihadiri 100+ peserta, berlangsung di salah satu ruangan di Gedung N Teknik Elektro kampus Telkom University Bandung.

Kiranya, apa yang disampaikan, dapat memberikan pengetahuan, wawasan dan inspirasi. Raspberry Pi bukan lagi sesuatu yang asing, namun menjadikannya sebagai “mainan” yang dapat di-aplikasikan di banyak ranah kebutuhan.

Memberkati anak bangsa melalui sentuhan teknologi._mg_1497

Seminar Raspberry Pi

Seminar Raspberry Pi

Nov 06

Raspberry Pi dan Input Analog

mcp3008

#!/usr/bin/env python

# Written by Limor "Ladyada" Fried for Adafruit Industries, (c) 2015
# This code is released into the public domain

import time
import os
import RPi.GPIO as GPIO

GPIO.setmode(GPIO.BCM)
DEBUG = 1

# read SPI data from MCP3008 chip, 8 possible adc's (0 thru 7)
def readadc(adcnum, clockpin, mosipin, misopin, cspin):
   if ((adcnum > 7) or (adcnum < 0)):
           return -1
   GPIO.output(cspin, True)

   GPIO.output(clockpin, False) 
   GPIO.output(cspin, False)  

   commandout = adcnum
   commandout |= 0x18 
   commandout <<= 3   
   for i in range(5):
     if (commandout & 0x80):
       GPIO.output(mosipin, True)
     else:
       GPIO.output(mosipin, False)
     commandout <<= 1
     GPIO.output(clockpin, True)
     GPIO.output(clockpin, False)

   adcout = 0
   # read in one empty bit, one null bit and 10 ADC bits
   for i in range(12):
     GPIO.output(clockpin, True)
     GPIO.output(clockpin, False)
     adcout <<= 1
     if (GPIO.input(misopin)):
       adcout |= 0x1

   GPIO.output(cspin, True)
   
   adcout >>= 1       
   return adcout

SPICLK = 18
SPIMISO = 23
SPIMOSI = 24
SPICS = 25

# set up the SPI interface pins
GPIO.setup(SPIMOSI, GPIO.OUT)
GPIO.setup(SPIMISO, GPIO.IN)
GPIO.setup(SPICLK, GPIO.OUT)
GPIO.setup(SPICS, GPIO.OUT)

# 10k trim pot connected to adc #0
potentiometer_adc = 0;

last_read = 0       
tolerance = 5       

while True:
  # we'll assume that the pot didn't move
  trim_pot_changed = False

  # read the analog pin
  trim_pot = readadc(potentiometer_adc, SPICLK, SPIMOSI, SPIMISO, SPICS)
  # how much has it changed since the last read?
  pot_adjust = abs(trim_pot - last_read)

  if DEBUG:
    print "trim_pot:", trim_pot
    print "pot_adjust:", pot_adjust
    print "last_read", last_read

  if ( pot_adjust > tolerance ):
    trim_pot_changed = True

  if DEBUG:
    print "trim_pot_changed", trim_pot_changed

  if ( trim_pot_changed ):
    set_volume = trim_pot / 10.24
    set_volume = round(set_volume)
    set_volume = int(set_volume)

    print 'Volume = {volume}%' .format(volume = set_volume)
    set_vol_cmd = 'sudo amixer cset numid=1 -- {volume}% > /dev/null' .format(volume = set_volume)
    os.system(set_vol_cmd)  # set volume

    if DEBUG:
      print "set_volume", set_volume
      print "tri_pot_changed", set_volume

    # save the potentiometer reading for the next loop
    last_read = trim_pot

  # hang out and do nothing for a half second
  time.sleep(0.5)

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelatihan Raspberry Pi dan aplikasinya, silahkan menghubungi NEXT SYSTEM Robotics Learning Cernter Bandung, (022) 4222062 atau WA 082119977597 atau email info dot nextsys.web.id.

Nov 04

Seminar Raspberry Pi, 12.11.2016

Seminar RPi di Telkom University

Oct 26

High Power LED

High Power LED (HPL) memiliki spesifikasi yang sedikit berbeda dibanding LED biasa, khususnya dari sisi konsumsi arus. Drop voltage HPL umumnya 2.6V – 3.7V, tergantung warna; sementara konsumsi arusnya 280mA – 300mA.

Hal lainnya, HPL biasanya dirangkai secara seri paralel, untuk mendapatkan terang yang lebih kuat. Untuk men-drive, diperlukan driver arus konstan, dengan tegangan yang sesuai dengan rangkaian HPL.

Sebagai contoh, spesifikasi driver HPL sebagai berikut:

  • Output Voltage : 39 – 72V DC (tegangan kerja standar HPL 2,6 – 3,7V).
  • Output Current : 280-300 mA

Artinya, driver ini bisa mendukung rangkaian HPL maksimum 19 LED yang dihubungkan secara seri (tergantung warna).

Contoh lain, spesifikasi driver HPL sebagai berikut:

  • Output Voltage: 10-12V
  • Output Current : 800-900 mA

Artinya, driver ini bisa mendukung rangkaian HPL dengan 3 rangkaian LED paralel @ 3 LED yang dihubungkan secara seri (contoh: putih, 3 x 3.7V = 11.1V).

Jadi, perlu kesesuaian antara driver dan LED yang digunakan.

Sep 26

Universitas Andalas, 24/09/16

Kegiatan hari kedua di kota Padang, memberikan seminar “Improve Your Creativity with Robotic” di Universitas Andalas, atas undangan KMT Zenerics FMIPA Universitas Andalas. Seminar dihadiri oleh lebih dari 200 mahasiswa dan dosen dari berbagai kampus di Padang dan sekitarnya.

Universitas Andalas Padang _mg_1356 _mg_1350

Terima kasih kepada Prof. Dr. Syamsuardi, M.Sc dan Drs. Wildian, M.Si. yang telah mengawal acara dan memberikan apresiasi.

Yang menarik adalah, usai seminar, peserta berbondong-bondong maju ke depan, minta foto bersama. Alhasil, hampir 30 menit mendampingi peserta berfoto 🙂

Sep 25

Politeknik Negeri Padang, 23/09/16

Dokumentasi bersama Bapak Muhammad Irmansyah, M.T., Ibu Era Madona, M.Sc. dan Bapak Albar, M.Kom, usai memberikan seminar “Automation and Robotic” di Politeknik Negeri Padang, 23/09/2016.

Seminar yang berlangsung di aula utama kampus Politeknik Negeri Padang, dihadiri oleh lebih dari 550 mahasiswa dan dosen. Sebuah animo yang luar biasa!Politeknik Negeri Padang
Bersama dengan dosen pembina tim robotik Politeknik Negeri Padang, Bapak Anton Hidayat, M.T.

Politeknik Negeri Padang

Sep 24

SMKN 1 Sumatera Barat, 23/09/16

Hari pertama kegiatan di Padang diisi dengan memberikan seminar “Automation and Robotic” di SMKN 1 Sumatera Barat. Seminar dihadiri sekitar 100 siswa/i dan guru.SMKN 1 Sumatera Barat

Older posts «